KAREBANUSA.COM, MAKALE - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menghadiri upacara pemakaman (Rambu Solo') Paulus Papa, ayahanda dari Benidiktus Papa, di Kelurahan Kondodewata, Kecamatan Mappak, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026).

Benidiktus Papa merupakan teman dekat dari Kaesang. Saat ini, Beni-sapaannya menjabat sebagai Sekretaris Steering Committee PSI.

Dalam kunjunganya ini, putra bungsu Presiden ke-7 RI, Jokow Widodo, ini didampingi mantan Ketua Nasdem Sulsel, Rusdi Masse Mappasessu (RMS).

Diketahui, RMS telah meninggalkan Nasdem dan resmi bergabung dengan PSI. 

Kedatangan Kaesang ini disambut warga setempat dengan antusias dan suka cita.

Di sela-sela kunjungannya ini, Kaesang juga berdialog dengan warga, yang diwakili oleh sejumlah kepala lembang dan tokoh masyarakat. Hadir anggota DPRD Tana Toraja dari Mappak, Sinai.

Diketahui, Simbuang dan Mappak adalah dua kecamatan yang termasuk terpencil dan masuk dalam wilayah 3T.

Warga pun mengeluhkan fasilitas yang minim di wilayahnya serta akses jalan yang memprihatinan, rusak parah, sehingga kerap menghambat mobilitas warga.

Mereka berharap kehadiran Kaesang dapat menjadi jembatan aspirasi bagi masyarakat Simbuang Mappak, khususnya terkait pembangunan jalan yang dinilai belum tersentuh sejak lama. 

“Mas Kaesang Pangarep terimakasih atas kehadirannya di Kondodewata. Atas nama keluarga besar yang berduka saya ucapkan terimakasih, atas kehadirannya membagi duka bersama keluarga besar Paulus Papa,” kata Sinai yang menjadi juru bicara keluarga dan masyarakat Simbuang-Mappak.

“Kami berharap Mas Kaesang boleh memperjuangkan aspirasi masyarakat Simbuang-Mappak di Jakarta,” lanjut Sinai.

Sinai menyerahkan dokumen proposal pembangunan jalan poros Simbuang-Mappak yang sejak Indonesia merdeka sampai hari ini masih dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Kaesang Pangarep mengatakan dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat Mappak-Simbuang. Apalagi, ia sudah merasakan sendiri bagaimana tersiksanya melewati akses jalan yang rusak itu.

Kaesang diketahui menempuh perjalanan darat dari Makassar-Polewali-Mamasa, lalu masuk melalui jalur Sibanawa menuju Kondodewata. Ia bersama rombongan tiba di Kondodewata, Rabu, 20 Januari 2026, sekitar pukul 11.00 Wita.

“Saya sudah merasakan sendiri jalan yang dilewati, rasanya dag dig dug,” ujar Kaesang.

Ia pun berjanji akan meneruskan aspirasi warga.

“Saya akan sampaikan langsung ke Mas Wapres (Gibran Rakabuming). Kasihan warga, untuk sampai ke Mappak harus melewati beberapa kabupaten bahkan provinsi,” kata Kaesang

(*)


Tags: Mappak Simbuang Tana Toraja

Baca juga