Ketegangan di Norwegia, Puncak Kekecewaan Cristiano Ronaldo Hingga Putuskan Pensiun dari Timnas Portugal
KAREBANUSA.COM – Jagad sepakbola dunia guncang setelah Cristiano Ronaldo tiba-tiba mengumumkan pension dari Timnas Portugal pada Kamis (5/11/2026).
Tanpa momen spesial, bintang sepakbola yang terkenal dengan julukan CR7 ini menyampaikan kabar tersebut melalui video.
Ia seorang diri. Membacakan pengumuman dirinya putuskan pension dari timnas Portugal.
Pengumuman ini disampaikan Ronaldo setelah beberapa hari lalu mendapatkan penghargaan sebagai Ballon d'Or of All Time (BOAT) 2026.
Ia mendapatkan anugerah itu melalui pemungutan suara global yang diselenggarakan oleh France Football untuk merayakan tujuh dekade penghargaan tersebut.
Kemenangan ini didorong oleh performa ikonik musim 2007/2008 bersama Manchester United.
Keputusan pensiun Ronaldo ini dikaitkan dengan konfliknya dengan sang pelatih Portugal, Jorge Jesus.
Keduanya terlibat konflik sebulan lalu dan membuat ketidakpastian mengenai masa depannya bersama skuad berjuluk Selecao das Quinas tersebut.
Dirilis dari kompas.com, perselisihan antara Ronaldo dan Jesus bermula ketika Portugal menghadapi Norwegia di Oslo pada 27 September 2026 dalam lanjutan ajang Nations League.
Tiga hari sebelumnya, Ronaldo tampil sebagai starter saat Portugal mengalahkan Wales dengan skor 1-0, meski gol yang sempat dicetaknya dianulir wasit dan ia ditarik keluar pada menit ke-67 untuk digantikan Goncalo Ramos.
Namun, pemain yang menjalani debut bersama Portugal pada Agustus 2003 itu tidak masuk dalam susunan pemain utama ketika menghadapi Norwegia.
Pada babak kedua, Jesus membiarkan Ronaldo melakukan pemanasan selama sekitar 30 menit, tetapi tidak memberinya kesempatan bermain hingga pertandingan berakhir.
Seusai Portugal menang 2-1, Ronaldo langsung menuju ruang ganti tanpa bergabung dengan rekan-rekannya untuk menyapa para suporter.
Jesus kemudian mengungkapkan bahwa dirinya telah berbicara dengan Ronaldo sebelum pertandingan dan menjanjikan kesempatan bermain, tetapi situasi pertandingan dinilainya tidak mengharuskan pergantian pemain di lini depan.
Skuad Portugal selanjutnya menuju Malmo, Swedia, untuk menjalani pemulihan sebelum bertolak ke Denmark guna menghadapi pertandingan lanjutan Nations League.
Pada 29 September, Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Pedro Proença, mempercepat perjalanannya ke Denmark untuk menjadi mediator dalam perselisihan antara Jesus dan Ronaldo.
Pemain berusia 41 tahun ini sempat berbicara singkat dengan Jesus sebelum meninggalkan fasilitas latihan menuju hotel.
FPF menyebut pusat kebugaran di tempat latihan tidak memiliki peralatan yang diperlukan sehingga Ronaldo memilih menggunakan fasilitas yang tersedia di hotel.
Menurut laporan media Portugal, Ronaldo memang datang ke stadion tempat tim menjalani latihan di Kopenhagen pada hari itu, tetapi tidak mengikuti sesi latihan.
Tidak lama setelah kejadian tersebut, Ronaldo menganggap konflik telah selesai setelah bertemu Jesus dan Simao Coutinho, direktur olahraga Al Nassr.
Jesus dan Ronaldo sebelumnya pernah bekerja sama ketika keduanya berada di klub Arab Saudi tersebut.
Pada 30 September, Jesus menyatakan tidak memiliki masalah dengan Ronaldo dan menyebut persoalan mereka telah diselesaikan melalui pembicaraan saat makan malam.
Namun, ia juga menegaskan kewenangannya sebagai pelatih tim nasional Portugal.
"Di klub, presiden yang memimpin. Di tim, saya yang memimpin,” kata Jesus, dikutip dari Kompas.com.
Jesus menegaskan seluruh pemain berhak mendapatkan penghormatan yang sama dan status sebagai pemain bintang tidak membuat seseorang diperlakukan berbeda.
Ia juga memahami bahwa pemain mana pun tentu tidak akan senang jika harus melakukan pemanasan selama 20 atau 30 menit tanpa akhirnya dimainkan.
Setelah pernyataan tersebut, Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Pemain yang telah mencatatkan 234 penampilan dan 146 gol bersama tim nasional Portugal itu kemudian terbang menggunakan pesawat pribadi dari Kopenhagen menuju Madrid.
FPF menyatakan Ronaldo baru memberi tahu Proença setelah meninggalkan pemusatan Latihan. Ia berasalan "tidak berada dalam kondisi pikiran yang diperlukan untuk melanjutkan (Latihan)".
Ronaldo selanjutnya menyampaikan kepergiannya melalui Instagram dan berjanji akan menjelaskan alasan keputusannya kepada masyarakat Portugal.
"Pada waktunya, saya akan mengatakan yang sebenarnya kepada seluruh rakyat Portugal tentang alasan yang membuat saya meninggalkan tim nasional, yang selalu saya bela dengan sepenuh hati,” tulis pemilik lima trofi Ballon d'Or tersebut.
Tanpa kehadiran Ronaldo, Portugal berhasil mengalahkan Denmark dengan skor 4-2 pada 1 Oktober 2026.
Setelah pertandingan tersebut, Jesus berjanji akan membahas persoalan dengan Ronaldo secara terbuka seusai laga berikutnya.
Portugal kemudian kembali meraih kemenangan dengan menundukkan Norwegia 2-1 pada 4 Oktober.
Jesus berusaha mengecilkan persoalan yang terjadi sekaligus membuka peluang bagi Ronaldo untuk kembali memperkuat tim nasional pada pemanggilan berikutnya.
Ia menyebut peluang tersebut tetap terbuka selama Ronaldo masih bermain untuk Al Nassr dan bersedia kembali mengenakan seragam Portugal.
Pada 6 Oktober, Ronaldo menyampaikan versinya melalui pernyataan lebih dari 1.500 kata yang dikirimkan kepada sejumlah ruang redaksi media Portugal.
Dalam pernyataan tersebut, Ronaldo mengungkapkan bahwa dirinya sempat mempertimbangkan pensiun dari tim nasional setelah Piala Dunia 2026, tetapi kemudian diminta bertahan oleh Presiden FPF.
Ia juga menyebut telah menyetujui penunjukan Jesus sebagai pengganti Roberto Martínez.
Ronaldo turut mengingat kembali janji Jesus yang memberinya harapan untuk tampil dalam pertandingan melawan Norwegia.
“Semua orang tahu sisanya. Saya melakukan pemanasan setelah jeda, melihat menit demi menit berlalu, tetapi mereka tidak memanggil saya. Pelatih mengecewakan saya karena tidak menepati janjinya,” tulis Ronaldo.
Pemenang FIFA Puskas Award 2009 itu menggambarkan percakapannya dengan Jesus pada 29 September sebagai pertemuan yang berlangsung intens dan sangat frontal.
Menurut Ronaldo, keduanya sempat sepakat bahwa Jesus akan menyampaikan penjelasan yang sama dalam konferensi pers keesokan harinya.
Namun, dokumen berisi delapan poin yang telah disetujui Ronaldo untuk dibacakan Jesus kepada media ternyata tidak pernah disampaikan.
Dalam pernyataannya, Ronaldo juga mengakui telah melakukan kesalahan dengan meninggalkan pemusatan latihan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Ia menyatakan bersedia menerima kemungkinan sanksi dan masih membuka peluang untuk kembali memperkuat Portugal.
FPF kemudian mengumumkan pembukaan proses disipliner terhadap Ronaldo pada 10 Oktober 2026.
Sembilan hari kemudian, tepatnya 19 Oktober, Ronaldo dijatuhi larangan bermain selama 30 hari yang berlaku terhitung sejak 30 September hingga 30 Oktober, serta denda sebesar 255 euro atau jumlah minimum dalam ketentuan sanksi finansial tersebut.
Pada 26 Oktober, sejumlah media olahraga Portugal melaporkan nama Ronaldo masuk dalam daftar awal pemain yang disiapkan Jesus untuk menghadapi rangkaian pertandingan Nations League pada November.
Namun, pada Kamis (5/11/2026), Ronaldo justru memutuskan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama tim nasional Portugal.
Keputusan tersebut sekaligus menutup kiprah pemain yang pernah meraih lima gelar Liga Champions, masing-masing empat bersama Real Madrid dan satu bersama Manchester United, dalam karier sepak bola internasionalnya.
(*)
Tags: Cristiano Ronaldo Cristiano Ronaldo pensiun Jorge Jesus Timnas Portugal
Baca juga
- Fun Cooking di TK Islam Athirah Racing Centre, Cara Seru Anak Belajar Mandiri dan Kreatif
- Tips Aman Berkendara Saat Hujan Abu Vulkanik
- Ronaldo Belum Habis! CR7 Dikabarkan Perpanjang Kontrak di Al Nassr, Bisa Bermain hingga Usia 43 Tahun
- Bosowa Peduli Olah Kasgot Jadi Pupuk Organik, Dukung Urban Farming dan Ekonomi Sirkular di Makassar
- Promo Juni 'Satset Pakai Honda': DP mulai Rp 700 Ribuan Hingga Gratis Angsuran 3X
