Ilustrasi - foto: int

KAREBANUSA.COM, Jakarta - Kabar gembira bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Tahun depan, dompet ASN bakal makin tebal karena pemerintah akan menaikman tunjangannya.

Hal ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo.

"Jadi pegawai (dengan pangkat) paling rendah minimal (mendapat gaji) Rp 9 juta sampai Rp 10 juta," kata Tjahjo Kumolo, Senin (28/12/2020), seperti dilansir dari CNN Indonesia.com.

Selain peningkatan tunjangan kerja, Tjahjo mengatakan bahwa pihaknya bersama Kementerian Keuangan dan PT Taspen (Persero) juga berupaya meningkatkan uang pensiun ASN.

"Sedianya mau ditetapkan tahun ini, tapi tertunda karena pandemi Covid-19," katanya.

Ia menjabarkan, peningkatan tunjangan akan dinikmati 4,2 juta ASN, 1 juta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dari kalangan guru, 260 tenaga kesehatan, dan sekitar 100 ribu tenaga penyuluh.

"Mudah-mudahan lewat rekrutmen, sistem merit, tunjangan dan sebagainya bisa tertata, terdata berapa ASN yang kita butuhkan," ujarnya.

Atas kenaikan tunjangan itu, Tjahjo berharap ASN bisa mewakafkan sebagian uangnya untuk kebaikan. Ia mengaku tengah mencari cara agar kontribusi ASN dalam berwakaf bisa lebih besar.

Ia memahami perkara wakaf tidak bisa dipaksakan seperti sebelumnya, dimana ASN sempat diwajibkan menyisihkan gajinya melalui Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila.

"Nanti kita cari, dari gaji pokok dan tunjangan serta lain-lain kita imbau dengan cara gimana (ASN dan) PPPK masing-masing sehingga ada wakaf bisa bergulir ke depan," katanya.(*)


Tags: Aparatur Sipil Negara (ASN) ASN Gaji ASN Tunjangan

Baca juga