Ini Langkah Kabupaten Gowa Cegah Banjir dan Longsor
KAREBANUSA.COM, SUNGGUMINASA - Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis menghadiri sekaligus menjadi narasumber Dialog Empo Sipitangari yang digelar oleh Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Gowa (DPP HIPMA GOWA), di Warkop New Tosil, Jl. Tun Abd Razak, Kec. Sombaopu, Kab.Gowa, Jumat (17/01).
Kegiatan yang mengangkat tema "Jeneberang Titik Temu Pemanfaatan dan Pelestarian" turut menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Direktur WALHI Sulsel Muh Al Amien , ESDM Wilayah II Sulsel Djeni Abdullah, dan Kepala Seksi BBWS Jeneberang Hasanuddin.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Gowa membeberkan upaya pemerintah dalam melakukan pemanfaatan dan pelestarian kawasan Sungai Jeneberang saat ini, salah satunya akan dilakukannya penanaman jenis Pohon Vetiver yang efektif untuk menahan erosi, sehingga dapat mencegah terjadinya longsor.
" Tanaman vetiver ini sangat baik untuk menguatkan tanah jadi kami telah mengajak kerjasama jajaran Polres dan Dandim untuk mengecek lokasi mana yang cocok terutama daerah rawan longsor dan jalan provinsi," katanya.
Selain itu, untuk mencegah longsor dan banjir terulang yang terjadi di wilayah Kabupaten Gowa tahun lalu, Pemerintah Pusat segera membangun bendungan baru untuk menampung debit air dalam jumlah besar di Wilayah kabupaten Gowa, Makassar dan sekitarnya. Ide tersebut muncul saat kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla awal tahun lalu.
" Bendungan ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan banjir," jelasnya.
Tak sampai disitu, untuk dataran tinggipun telah diedukasi para petani untuk menanam kopi di bantaran Sungai di dataran tinggi dan bisa ditanami berdmpigan dengan tanaman sayur yang biasa ditanam oleh para petani.
Olehnya, Muchlis turut menyampaikan apresiasi kepada HIPMA Gowa, karena telah mengadakan kegiatan atau diskusi seperti ini untuk menyamakan persepsi dan dengar pendapat.
Sementara itu Ketua DPP Hipma Gowa, Riring Hasyim mengatakan tujuan diadakannya dialog ini untuk menggalang pemikiran-pemikiran strategis yang akan dijadikan acuan dalam rangka mencari titik temu kebijakan strategis pencegahan bencana akibat kerusakan Lingkungan Khusunya di Perairan Sungai Jeneberang.
Baca juga
- 70 Tahun Asuransi Astra, Garda Oto Hadirkan Promo GASPOL Berhadiah Mobil Toyota Veloz Hybrid
- Heboh Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba Masuk Desil 4, Dinsos Torut Pastikan Bukan Penerima PKH
- Asmo Sulsel Hadirkan Promo Sempurna September 2026: Ada Gratis Angsuran, Bisa Hemat Hingga Rp 8 Juta
- Hari Pelanggan Nasional 2026, Honda Siapkan Apresiasi untuk Ribuan Konsumen di Seluruh Indonesia
- Bawaslu Tana Toraja Edukasi 900 Mahasiswa Baru UKI Toraja tentang Demokrasi
