Pemkot Perluas Program Iuran Sampah Gratis di Makassar, 15.177 KK Tamalate Jadi Penerima
KAREBANUSA.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya merealisasikan janji politik melalui perluasan program pembebasan iuran sampah gratis bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pesta Rakyat Kecamatan Tamalate di Vinue CPI, Minggu (6/9/2026) malam.
Munafri mengatakan program iuran sampah gratis merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat sekaligus upaya membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
"Program iuran sampah gratis merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi beban biaya hidup rumah tangga," ujarnya.
Menurut Munafri, kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memberikan keringanan biaya kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membenahi sistem pengelolaan sampah.
Pemkot Makassar mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah sebagai salah satu syarat penting dalam pelaksanaan program tersebut.
Di Kecamatan Tamalate, program pembebasan iuran sampah saat ini telah mencakup 15.177 kepala keluarga (KK) atau rumah warga.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.926 KK dengan daya listrik 450 VA dan 7.381 KK dengan daya listrik 900 VA telah memperoleh pembebasan iuran sampah.
Sementara itu, pada 2026 cakupan penerima diperluas hingga rumah tangga pelanggan listrik dengan daya 1.300 VA dengan tambahan sebanyak 5.870 KK.
"Jadi tahun 2025 lalu 450 sampai 900 VA, tahun ini insyaallah kita akan naikkan menjadi 900 sampai 1.300 VA," jelas Munafri.
Ia menjelaskan perluasan penerima, khususnya bagi pelanggan listrik 900 VA, akan dilakukan melalui pendataan dan survei lapangan untuk memastikan penerima program sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Munafri juga meminta camat, lurah, serta jajaran RT/RW memastikan rumah tangga yang telah terdata memperoleh stiker sebagai tanda penerima pembebasan iuran sampah.
Menurutnya, penanda tersebut diperlukan untuk menjaga transparansi sekaligus mencegah munculnya perdebatan di tengah masyarakat mengenai rumah yang memperoleh fasilitas pembebasan iuran.
"Rumah-rumah yang sudah didata harus diberikan tanda, diberikan stiker supaya tidak ada lagi perdebatan di bawah bahwa rumah yang sudah ada stikernya adalah rumah yang bebas membayar iuran sampah," imbuh Appi.
Meski memperoleh pembebasan iuran, Munafri menegaskan masyarakat tetap memiliki tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Penerima program justru diwajibkan berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dari sumbernya dengan melakukan pemilahan sampah di rumah masing-masing.
"Tapi syaratnya satu, sampahnya harus dipilah," tegasnya.
Munafri berharap program tersebut mampu menumbuhkan kesadaran bahwa persoalan kebersihan Kota Makassar merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
"Ini kita lakukan karena kita mau Makassar ini bersih, Makassar ini indah, Makassar ini sehat," tuturnya.
"Kita tidak mau mewariskan kota ini kepada generasi berikutnya kota yang jorok, kota yang kotor, kota yang tidak sehat," sambung Appi.
Ia mengatakan pemerintah ingin meninggalkan kondisi kota yang lebih baik bagi generasi mendatang melalui gerakan kebersihan yang dilakukan secara bersama-sama.
"Kita ingin mewariskan kepada generasi kita berikutnya kota yang indah, kota yang cantik, kota yang bersih, kota yang sehat" seruan Munafri.
Munafri Singgung Penataan PKL Tamalate
Selain membahas program iuran sampah gratis, Munafri turut menyoroti penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Tamalate.
Ia menegaskan Pemkot Makassar tidak melarang masyarakat berdagang atau mencari nafkah selama aktivitas tersebut dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
"Pemerintah tidak pernah melarang untuk berdagang, tidak pernah melarang untuk berjualan, mencari nafkah silakan. Tetapi jangan melakukan kegiatan perdagangannya di tempat yang dilarang. Karena ada hak-hak orang lain yang harus kita hormati juga di sana," harap Appi.
Tag: Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, iuran sampah gratis Makassar, sampah gratis Makassar, program Pemkot Makassar, Kecamatan Tamalate, Pesta Rakyat Tamalate, pengelolaan sampah Makassar, PKL Makassar
Meta description: Munafri Arifuddin memperluas program iuran sampah gratis di Makassar, dengan 15.177 KK di Tamalate menjadi penerima dan wajib memilah sampah.
Tags: Iuran Sampah Gratis Munafri Arifuddin Pemkot Makassar
Baca juga
- Aduan Warga soal Air Bersih, Wali Kota Appi Cek Distribusi hingga Kejar Pembangunan SPAM
- Pemadaman Listrik di Makassar, Wali Kota Munafri Panggil PLN dan Minta Solusi Cepat
- Munafri Arifuddin Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Makassar Diapresiasi Lewat Inovasi Layanan Digital
- Wali Kota Makassar Ingatkan Warga Waspada Kebakaran di Tengah Kemarau Panjang
- BPBD Makassar Salurkan Air Bersih di 23 Titik, Enam Kecamatan Jadi Prioritas
